APIS TRIGONA

Lebah klanceng (Apis Trigona.SP) merupakan jenis lebah madu yang tidak ganas. Ukurannya sangat kecil dengan fungsi sebagai penyerbuk bunga-bunga kecil. Dalam bahasa Jawa, Apis Trigona disebut  klanceng atau lonceng, teuweul (Sunda). Umumnya lebah madu Apis Trigona dipelihara secara tradisional dengan gelodok yang pembuatannya meniru rumah-rumah lebah yang ada di ronga-ronga batang pohon besar atau gua yang terlindung dari terik matahari dan hujan. Secara alami, lebah Apis Trigona  membuat sarang di lubang-lubang pohon, celah-celah dinding dan lubang bambu di dalam rumah yang agak gelap. Untuk keamanan, tempat keluar masuk berbentuk lubang kecil sepanjang 1 cm yang diselimuti zat perekat. Sarang tersusun atas beberapa bagian buat menyimpan madu, tepung sari, tempat bertelur dan tempat larva. Di bagian tengah ada karangan bola berisi telur, tempayak dan kepompong. Di bagian sudut ada bola-bola kehitaman sebagai penyimpan madu dan tepung sari.

Di seluruh dunia ada sekitar 150 jenis trigona, di indonesia sekitar 31 jenis yang tersebar di berbagai pulau. Ciri-ciri warna ada yang hitam, kuning dan agak pudar, panjang tubuh 3 – 4 mm, rentang sayap 8 mm. Lebah pekerja berwarna hitam, kepala besar, dan rahang tajam. Lebah ratunya berwarna kecoklatan, berperut besar, berukuran 3 – 4 kali lebah pekerja, mirip laron namun sayap pendek. Radius terbang rata-rata 100 – 350 m. Tempat tinggal daerah tropis dan subtropis yang bersuhu rata-rata di bawah 32 derajat celcius, mereka menetap di dalam batang pohon, ruas bambu, lubang di tanah, bebatuan, dll. Suhu ideal yang disukai trigona berkisar 18 – 25 derajat celcius dan kelembaban 60 – 70%. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh KTH Rimba Mekar ada 3 jenis Klanceng di kawasan hutan Gunung Kumbang Kab.Brebes yaitu:

  1. Tetragonula Drescheri : Berwarna hitam ukuran besar, corong seperti telinga
  2. Tetragonula Leaviceps : Berwarna hitamukuran kecil, corong kecil seperti water pass
  3. Lepidoptera Terminata : Berwarna kuning ukuran besar, madu beraroma wangi

Sebagai hewan sosial, Klanceng memiliki “Chain of Command”  dalam kehidupannya. Ada tiga golongan dalam satu koloni  yaitu:

  1. Lebah Ratu : Lebah ratu atau Queen Bee rata-rata dapat hidup hungga  ± 4-5 tahun, berpenampilan menyolok dan berbeda dari lebah pekerja karena berukuran dua kali lebih panjang serta 2,8 kali bobot lebah pekerja. Lebah ratu berfungsi sebagai penghasil telur dan juga sebagai penghasil senyawa kimia feromon, yaitu bahan pemersatu koloni dalam satu unit terorganisasi. Tugas utama lebah ratu hanya bertelur terus-menerus agar bisa terjadi regenerasi keturunan. Musim kawin lebah madu terjadi pada bulan Mei, Juni dan Juli.
  2. Lebah Jantan : Lebah jantan atau Drone tidak bekerja karena tugas utamanya mengawini ratu atau ratu perawan “Virgin Queen”  dengan lama hidup sekitar tiga bulan. Mata dan sayapnya lebih besar dari lebah pekerja. Untuk makan, lebah jantan lazim disuapi lebah pekerja. Sayangnya, saat musim paceklik tiba, sebagian lebah jantan dibinasakan dan dikeluarkan oleh lebah-lebah pekerja dari sarang. Lebah pejantan :
  3. Lebah Pekerja : Lebah pekerja atau Worker bees Adalah lebah dengn kelamin betina tidak sempurna, tidak bertelur seperti ratu. Tubuhnya lebih kecil dari lebah jantan berwarna kecocklat-coklatan, sifatnya agresif, disiplin dan bertanggung jawab. Tugas lebah pekerja paling berat yaitu memberi makan lebah ratu dan larva, membuat sarang, mencari nektar dan tepung sari, memproses dan menyimpan madu, mencari air dll.

Lebah Klanceng memiliki banyak keistimewaan diantaranya adalah:

  1. Madu : Lebah klanceng menghasilkan madu unggul yaitu manis, asam, sepet dan pahit. Warna madu, kuning, cokelat, cokelat tua dan cokelat kemerahan. Adapun manfaat yang didapatkan jika mengkonsumsi madu klanceng yaitu : > Mencegah Penyakit Stroke > Meningkatkan hormon pada tubuh > Menjaga dan menambah daya tahan tubuh dari serangan penyakit. > Melancarkan sirkulasi darah di seluruh bagian organ tubuh. > Meningkatkan kinerja dan ingatan otak serta memperkuat organ jantung. > Mengembalikan stamina tubuh yang turun. > Membuat rileks otot-otot tubuh yang tegang. > Mengurangi rasa letih dan mengobati penyakit lambung. > Berguna untuk daya ingat serta kecerdasan anak yang sedang bertumbuh kembang. > Aman untuk dikonsumsi oleh penderita gula darah/sebagai pengganti insulin. > Mencegah dan mengurangi resiko terkena penyakit Kanker. > Membantu memulihkan kondisi bagi orang pasca operasi. > Menjaga kondisi tubuh baik untuk anak-anak hingga orang dewasa dan manula.
  2. Penghasil Propolis. Propolis adalah lapisan pembungkus madu dan bee polen yang berguna sebagai anti bakteri, virus dan fungi, juga sebagai bentuk pertahanan sarang lebah terhadap gangguan dari luar. Khasiat Propolis 1. Antibiotik alami. 2. Antibakteri. 3. Antifungal. 4. Antivirus. 5. Antioksidan. 6. Memperkuat sistem kekebalan tubuh. 7. Antiseptik. 8. Immunostimulan. 9. Antitoksin. 10. Berperan sebagai anestetik. 11. Memperkuat dan mempercepat regenerasi sel.
  3. Bee polen : Bee polen adalah serbuk sari dari bunga jantan yang dibawa oleh lebah pekerja sebagai cadangan bahan makanan. Bee polen disebut juga sebagai super food karena memiliki keistimewaan zat-zat paling unggul diantara jenis makanan lain.
  4. Royal Jelly : Royal jelly terasa asam berwarna agak putih dan menjadi makanan lebah ratu sejak menetas hingga mati. Royal Jelly berfungsi untuk regenerasi sel sehingga usia lebaha ratu bisa 50 kali lebih panjang dibandingkan dengan lebah pekerja. By.Casmad-KTh-Rimba Mekar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Laman